Antisipasi erupsi Gunung Agung, BPBD Jatim siapkan 800 ribu masker

 

Fontana99 – Antisipasi erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali yang saat ini masih berstatus awas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur siapkan 800 ribu masker untuk warga di daerah Tapal Kuda.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Sudarmawan menyebut, daerah Tapal Kuda yang mendapatkan perhatian untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung itu antara lain; Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Situbondo, Probolinggo, dan Pasuruan.

“Kita kan mengambil pelajaran dari erupsi Gunung Kelud lalu. Kelud itu dari puncak gunung hingga ke Provinsi Yogyakarta mencapai 213 kilometer. Lalu ke Jawa Tengah 230 Kilometer,” kata Sudarmawan, Kamis (28/9).

Sedangkan jarak dari puncak Gunung Agung ke Banyuwangi, lanjutnya, sekitar 200 kilometer. Kemudian ke Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember, Probolinggo, dan Pasuruan, jaraknya lebih dari 250 kilometer.

“Artinya, kami mengambil pembelajaran Gunung Kelud. Kemungkinan abu erupsi Gunung Agung akan sampai ke wilayah Jawa Timur dan itu juga tergantung arah anginnya,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung, menurut Sudarmawan, daerah Tapal Kuda sudah melakukan sejumlah persiapan. “Mereka di masing-masing daerah sudah melakukan kesiapsiagaan. Sudah melakukan koordinasi dengan berbagai sektor di masing-masing daerah,” ucapnya.

Kemungkinan, masih katanya, ketika terjadi letusan, luapan warga pengungsian tidak akan sampai di Jawa Timur. “Insya Allah tidak ada (pengungsian di Jatim). Tapi
kami dan daerah-daerah tetap melakukan kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan masker, kendaraan berat, dan mengecek tenda kesiapan pengungsian di masing-masing daerah.”

Nah, katanya, sebagai bentuk kesiapsiagaan itu, BPBD Jawa Timur juga telah menyiapkan sekitar 800 ribu masker untuk warga yang ada di daerah Tapal Kuda. “Masker ini, baik yang tersimpan di BPBD, Dinkes, dan PMI, nantinya akan dibagikan apabila terjadi erupsi Gunung Agung yang ada di Bali,” ungkapnya.

Selain masker, BPBD Jawa Timur juga telah menyiapkan tenda pengungsian di setiap kabupaten dan kota yang ada di kawasan Tapal Kuda. Sosialisasi ke masyarakat juga dilakukan ke semua masyarakat di Jawa Timur.

Sudarmawan mengaku, kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai elemen seperti Polda Jawa Timur, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Angkasa Pura, serta BPBD kabupaten dan kota yang jaraknya dekat dengan Bali.

“Serta instansi lainnya seperti PMI, Dinkes, Dinsos, Dinas Perhubungan hingga Basarnas. Kemarin kita sudah melakukan rapat koordinasi kesiapsiagaan,” tandasnya.

Facebook Comments
DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR Agen Judi Online