Berkas Kasus Ujaran Kebencian Sudah Lengkap, Si Botak Tetap Merasa Tak Salah

Seperti yang kita ketahui, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka gara-gara status di Twitter yang dianggap menyebarkan kebencian. Postingan Dhani di Twitter yang membuatnya menjadi tersangka ini adalah kicauan berikut: ‘Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yang perlu di ludahi muka nya – ADP’, yang dibuatnya pada 10 Maret 2017 lalu. Kini kasus tersebut sudah P21 atau berkas perkara dinyatakan lengkap.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto. Mereka mengaku sudah menerima  tembusan P21 dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Februari 2018. Sementara itu kuasa hukum Dhani, Ali Lubis, mengaku menerima semua proses hukum ini.

“Ya pada prinsipnya saya sebagai kuasa hukum Mas AD akan tetap kooperatif dan taat hukum untuk menghadapi status Mas AD saat ini. Adapun dengan sudah P21-nya berkas Mas AD di kejaksaan saya duga agak dipaksakan sekali,” kata Ali Lubis saat dihubungi, Kamis (15/2/2018).

Pihak Dhani sudah menyiapkan strategi pembelaan

“Karena dari awal tweetnya Mas AD sama sekali tidak mengandung unsur SARA sebagaimana ketentuan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Bahkan sampai saat ini saya pun masih menanyakan apa legal standing dari si Pelapor dalam melaporkan Mas AD. Terlebih lagi dalam tweet Mas AD juga tidak ada sebut nama atau golongan apapun,” lanjutnya.

Dhani sendiri juga merasa tidak bersalah dengan tweet yang dia buat. Tapi sebagai warga negara yang yang taat hukum dia selalu kooperatif dan siap menghadapi kasus ini. Dhani juga tak ada niat mengajukan pra peradilan. Lalu apa yang akan dilakukan Ali Lubis dan kliennya?

“Langkah selanjutnya udah pasti selaku Kuasa Hukum saya akan menyiapkan strategi pembelaan hukum dalam proses di pengadilan nanti, saya dan TIM hukum akan membuktikan bahwasanya tuduhan terhadap mas AD tidak terbukti,” pungkas Ali.

DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR Agen Judi Online

Post Author: shindy vero99